REVIEW RENTANG KISAH GITA SAV





REVIEW BUKU
“RENTANG KISAH”
Penulis       : Gita Safitri Devi
Penerbit     : Gagas Media, 2017 (Cetakan kedua)
Vii + 208 hlm; 13 x 19 cm
ISBN 978-979-780-903-4
.
Buku berjudul Rentang Kisah karya Gita Safitri Devi, atau kerap dikenal sebagai Gitasav dimedia sosial bukanlah sebuah cerita fiktif seperti novel/roman dan sejenisnya. Melainkan seputar kisah perjalanan hidup penulis yang penuh liku hingga kini diumurnya yang menginjak usia 25 tahun. Namun buku ini bukan merupakan suatu kisah yang ditulis penuh dengan keberhasilan hakiki diakhir ceritanya, seperti pada kebanyakan buku milik seseorang yang telah berhasil, sehingga ia merasa perlu untuk berbagi kisah hidupnya kepada khalayak umum.
.               BIOGRAFI
Gita Safitri Devi, seorang mahasiswa 25 tahun Jurusan Kimia Murni di Freie Universitat Berlin. Sejak 2010 Gita menetap di Jerman untuk menempuh pendidikan S1 dan masih betah tinggal di Negara tersebut. Sekarang tengah memasuki semester akhir, sehingga tidak terlalu padat jadwal kesehariannya. Ia banyak meluangkan waktu di lab, selain itu juga menulis blog dan membuat video blog (vlog) yang diunggahnya ke Youtube. Bersama partnernya, Paul, Gita membuat duo bernama Paul&Gita. Mereka kini telah merilis satu single berjudul “Seandainya”. Buku Rentang Kisah merupakan karya pertamanya yang dimuat dalam bentuk buku, meskipun sebelumnya ia pun sering menulis di blog pribadi miliknya.
.               SINOPSIS
“The purpose to live a happy live is to always be grateful and don’t forget to the magic word: ikhlas, Ikhlas, ikhlas.”  (Savitri, 2017:161)
                “Menikmati prosesnya dan menikmati apapun yang hidup ini berikan. “
“Kita belum tentu mendapatkan apa yang kita mau. Ketika itu terjadi, kita harus bisa menerima dan menghadapinya dengan bijaksana atau tidak akan pernah belajar apa-apa dari hidup ini.” (Savitri, 2017:51)
Apabila diruntut terkait hal-hal yang ia bahas dalam Rentang Kisah,
à Ia melampirkan kisah-kisah singkat bersama sang Ibu yang merupakan sosok tegas dalam mendidik anaknya. Gita banyak menulis tentang betapa takutnya ia terhadap sosok ibu, sampai betapa irinya ia terhadap teman-temannya yang tidak segan untuk sekadar bermanja kepada sang ibu. Ia yang merupakan remaja SMA tidak pernah mencurahkan beragam kisah dan meminta pendapat kepada sang Ibu. Hingga ia menuliskan bahwa ia sadar betapa  beruntung memiliki orang tua yang memiliki cara berbeda dalam mencintai anaknya. Buku ini membawa pemikiran pembaca, bahwa bersyukur atas apa yang telah dimiliki itu sangat penting.
à Gita banyak menuliskan berkali-kali sebuah pembelajaran, seperti yang dirangkum dalam satu kutipannya yang telah tersebut diatas.  Dengan beberapa kisah seperti saat memiliki keinginan untuk masuk ITB namun justru saat impiannya telah berada di depan mata, Allah berkehendak lain. Sehingga ia harus berusaha dari nol untuk mendapatkan apa yang ia jalani sekarang ini.
à Saat kisah asmaranya diuji dengan seberat-beratnya ujian dalam dunia asmara: berbeda keyakinan. Penulis menjadi lebih mengerti tentang apalah sebenarnya hidup jika tidak membawa kebaikan untuk seseorang. Dengan perjalanan rumitnya ia juga mendapat hikmah luar biasa dan disadarkan mengenai betapa jauhnya ia selama ini dengan agama. Agama yang menghidupinya sejauh ini, yang justru hanya dipandangnya sebagai identitas pada secarik kertas belaka.

.               REVIEW
Begitu beberapa kutipan yang yang dibicarakannya pada buku Rentang Kisah. Gita bukan merupakan tipe melankolis, namun ia mencoba menulis buku ini dengan mencurahkan segala perasaan yang mendalam. Dengan sesadar-sadarnya bahwasanya ia memang menuliskan kisah perjalanannya. Apabila diresapi maka pembaca akan menemukan sosok Gita yang sangat jauh berbeda dari apa yang ia jalani sekarang. Terlebih jika pembaca mengikuti blog dan vlog yang ia buat dari masa dahulu, semasa masih menjadi Gita ambisius. Perihal buku ini memang membahas mengenai hidupnya. Rentang Kisah merangkum catatan-catatan penting dihidup Gita, dari mulai keterpurukan penghujung masa remaja di umur 20 tahun, hingga ia yang introvert  harus pandai menyembunyikannya karena harus bertemu dan bersosialissi dengan bermacam-macam jenis manusia setiap harinya.
Meski penulis mengatakan buku ini bukan merupakan kisah perjalanan jatuh bangun hingga pada akhirnya ia mampu menjadi sukses, namun saya pikir Rentang Kisah merupakan buku yang berhasil membuat para pembacanya menganggap bahwa suatu kesuksesan seseorang bukan hanya sekadar menjadi orang kaya, mempunyai pekerjaan mapan. Penulis sangat berhasil membawa serta pikiran-pikiran pembaca lebih jauh tentang hakikat sukses dari sisi pandang yang berbeda, dan sebenarnya sangat sederhana. Dengan bahasa yang begitu mudah dimengerti, dan tanpa penggunaan gaya bahasa yang muluk-muluk Gita berhasil mengajak pembaca untuk berpikir kritis mengenai salah satunya apa tujuan manusia hidup. Namun dengan cara yang begitu sederhana. Saya pikir Gita merupakan generasi penulis dengan pemikiran yang hebat, dan begitu sebaiknya seorang penulis apabila ia menginginkan suatu keberhasilan sesungguhnya, ‘membawa serta pola piikir pembaca sehingga dapat sejalan dengan penulis’.
Gita cerdik dan tepat dengan pemilihan setiap kata dan kalimat yang ringan, sehingga para pembaca ridak perlu berlama-lama dalam memahami maksud bacaan. Pesan yang terkandung secara tidak langsung dapat dengan mudah dimengerti setiap pembaca. Sehingga pembaca merasa penasaran dengan setiap cerita yang notabennya memang kisah hidup penulis. Penggunaan bahasa yang ringan juga membuat para pembaca tidak memerlukan waktu lama untuk dapat melahap habis buku tersebut. Meskipun dengan bahasa yang mudah dipahami, pembaca tidak dapat menebak alur cerita hidup penulis yang tersalin di Buku Rentang Kisah. Itu salah satu faktor yang memacu pembaca untuk terus mebaca lembar demi lembarnya.
.               Buku ini sangat menarik untuk dibaca, terutama oleh para remaja yang telah berada di masa penghujung remaja. Kisar antara umur 17-20 tahun, dimana kebanyakan mulai mempertanyakan bahkan meragukan hidup mereka. Dimana umur tersebut saya rasa sangat perlu memiliki sebuah pedoman dalam bentuk bacaan terkait dengan kehidupan, cara menjalani hidup, dan meraih cita-cita. Secara tidak langsung Rentang Kisah menjadi sebuah motivasi, meski beberapa menganggap buku ini merupakan sebuah batu yang menohok pola pikir kebanyakan remaja.

Komentar

Postingan Populer